Dinilai Janggal, Dewan Dicecar Pertanyaan Perizinan Transmart

Selasa, 02 Juli 2019 22:59 Dede Hadiyana Parlemen

Dinilai Janggal, Dewan Dicecar Pertanyaan Perizinan Transmart

 

Koropak.co.id - Komunitas Pemerhati Kebijakan (KOMPAK) Tasikmalaya menggeruduk DPRD Kota Tasikmalaya guna mempertanyakan perizinan operasional dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Transmart Tasikmalaya yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Selasa (2/7/2019).

Puluhan audien yang hadir diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim, S.Sos, didampingi anggota Komisi I H. Dodo Rosada, SH., dan Sekretaris Komisi III Drs. H. Ate Tachjan. Turut hadir pula Vice President Corporate Communication PT. Trans Retail Indonesia Satria Hamid, Store Manager Transmart Tasikmalaya H. Anang, serta dinas terkait di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tasikmalaya, Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya.

Usai audiensi, Ketua Gabungan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Tasikmalaya Dede Sukmajaya yang mewakili KOMPAK mengatakan kepada Koropak bahwa pihaknya merasa kecewa dan tidak puas dengan hasil audiensi tersebut. Pihaknya menganggap bahwa keterangan-keterangan yang disampaikan oleh dinas terkait meragukan dan sama sekali tidak mencapai pada substansi yang dimaksud.

 

Koropak.co.id - Dinilai Janggal, Dewan Dicecar Pertanyaan Perizinan Transmart (2)

 

Baca : Warga Geruduk Pembangunan Transmart Tasikmalaya

 

"Kami menganggap bahwa dalam penerbitan perizinan, terdapat beberapa hal yang mencurigakan, di antaranya izin operasional dan SLF yang diduga harus dipercepat sehingga menimbulkan anggapan adanya tekanan-tekanan dari atas. Masih banyak kejanggalan lainnya dalam proses penerbitan izin tersebut, karena lebih dari 20 pertanyaan yang kami sampaikan, tidak satu pun yang terjawab," ujarnya.

Ditambahkan Dede, diduga juga terdapat gratifikasi karena menurut keterangan-keterangan sebelum dilakukannya audiensi ini, ada pelaksana yang mendapatkan instruksi untuk menerbitkan izin pada saat itu juga, dalam satu malam yang bersamaan dengan.

"Jika kita berfikir normal, hal itu sudah tidak etis lagi. Ditambah lagi masih banyaknya kekurangan-kekurangan yang belum dipenuhi yang sebetulnya menjadikan perizinan belum layak untuk diterbitkan. Oleh sebab itu, KOMPAK menyimpulkan terdapat banyak sekali kejanggalan dalam pembangunan Transmart Tasikmalaya," kata Dede.

 

Koropak.co.id - Dinilai Janggal, Dewan Dicecar Pertanyaan Perizinan Transmart (1)

Baca : Resmi Transmart Tasikmalaya Mulai Beroperasi

 

Menyikapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim, S.Sos., menuturkan audiensi ini merupakan wujud fungsi kontrol masyarakat terhadap kebijakan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pihaknya sangat mendukung atas apa yang diupayakan KOMPAK, agar ke depannya ada perbaikan dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang berkaitan dengan perizinan.

"DPMPTSP Kota Tasikmalaya kan satu atap. Namun sangat disayangkan DPMPTSP diduga memiliki beberapa jendela. Artinya, harus ada perbaikan total dalam tubuh DPMPTSP untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menanggapi hasil dari audiensi ini, akan kami laporkan kepada pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya agar dapat dikaji dan ditindaklanjuti," ucapnya.*

 

Baca : Soal Perizinan Transmart, Dewan Segera Panggil Dinas Perizinan

Lihat videonya : Dewan Terima Keluhan Soal Perizinan Transmart Tasikmalaya