TNI AD Serahkan Lahan Terdampak Kereta Cepat

Sabtu, 06 Juli 2019 15:49 Dedi Sofwan Provinsi

TNI AD Serahkan Lahan Terdampak Kereta Cepat

 

Koropak.co.id - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono melaksanakan penandatanganan perjanjian pelaksanaan tukar-menukar barang milik negara berupa tanah dan bangunan antara Kodam III/Siliwangi dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Hotel Arya Duta Jalan Aceh Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/7/2019).

Usai seremonial penandatanganan kerjasama, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono menuturkan wilayah yang terkena lintasan Kereta Api Cepat sepanjang 5 km berada di sisi utara tol Purbaleunyi yang meliputi Kelurahan Cibeber, Leuwigajah, Baros dan Utama Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat..

"Selain tanah milik warga, ada tanah milik TNI AD yang juga terkena dampak, yakni tanah Brigif 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi seluas 2.7 hektare," ucap Pangdam.

Tanah tersebut, kata Pangdam, tidak berpengaruh kepada tugas pokok TNI AD sebab tempatnya persis di sebelah jalan tol jadi dipakai latihan pun tidak memungkinkan.

Dikarenakan lahan tersebut merupakan aset pemerintah, kata Pangdam, perizinannya pun harus diurus secara berjenjang.  "Alhamdulillah perizinan dan semuanya sudah selesai, terakhir dari Kementrian Keuangan. Tanah tersebut dinilai oleh Tim Apraisial, dan kita mendapatkan ganti untung," kata Pangdam.

Pangdam berharap dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, akan mempercepat proses penyelesaian proyek pembangunan Kereta Api Cepat PT. KCIC.

 

Koropak.co.id - TNI AD Serahkan Lahan Terdampak Kereta Cepat (1)

 

Baca : Garut Harapkan Miliki Stasiun Kereta Api

Sementara itu, Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwi Putra mengatakan, pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikelola oleh PT KCIC merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk membangun transportasi massal berbasis kereta cepat.

Tujuannya, kata Chandra, demi konektivitas antarkota dan antarkawasan. Dengan kereta cepat, waktu tempuh dari Bandung ke Jakarta hanya 36 menit, begitu pun sebaliknya. Jika singgah di stasiun, sekitar 46 menit.

"Setelah 50 tahun dikelola oleh PT KCIC, selanjutnya sarana dan prasarana kereta cepat Jakarta-Bandung akan diserahkan kepada Pemerintah RI," kata Chandra.*

 

Baca : Bupati Bandung Barat Tolak Kompensasi KCIC Rp 16,6 Milyar