Kopi Garut, Kembalikan Kejayaan Kopi Jawa Barat

Minggu, 07 Juli 2019 10:47 Rizal Amirullah Daerah

Kopi Garut, Kembalikan Kejayaan Kopi Jawa Barat

 

 

Koropak.co.id - Garut Pangirutan yang Tata Tentrem Kertaraharja Menuju Ridho Allah SWT. Kalimat Pangirutan yang diartikan siapapun yang melihatnya akan terpana, memang menjadi gambaran nyata saat orang berkunjung ke Garut Jawa Barat, seiring dengan banyaknya tempat wisata yang begitu indah dan menakjubkan di Garut.

Selain sederet pantai di selatan Kabupaten Garut, adapula Candi Cangkuang, serta wisata Gunung Papandayan (2.665 Mdpl), Gunung Cikuray (2.820 Mdpl), dan Gunung Guntur (2.249 Mdpl). Bicara soal Papandayan, selain panorama yang indah, Papandayan juga dikenal dengan biji kopinya yang lezat dan membuat ketagihan bagi penikmatnya.

Biji kopi Papandayan yang ditanam di ketinggian 1.450 mdpl memiliki aroma yang khas dengan citarasa yang berbeda. Jika pada umumnya kopi ada terasa pahit serta manisnya, tapi kopi dari biji kopi Papandayan memiliki rasa masam yang jarang ditemukan dalam biji kopi dari daerah lain.

 

Koropak.co.id - Kopi Garut, Kembalikan Kejayaan Kopi Jawa Barat (2)

 

Baca : Kopi Lokal Menembus Pasar Global

 

Ketua Paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kabupaten Garut, Aceng Farhan Taufiq menuturkan biji kopi Papandayan telah berhasil meraih peringkat dua tingkat dunia di bawah biji kopi dari Brazil.

"Ini adalah wujud sinergitas Pemerintah Kabupaten Garut dengan warga masyarakat petani kopi yang secara serius mengelola biji kopi Papandayan hingga bisa bersinar di kancah dunia," kata Aceng yang juga Ketua Penasehat Asosiasi Petani Kopi Indonesia (Apeki) Kabupaten Garut.

Ditambahkan Aceng, sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Garut dalam pengembangan biji kopi Papandayan, Dinas Pertanian Kabupaten Garut di setiap awal musim penghujan memberikan bantuan kepada kelompok petani kopi berupa bibit siap tanam bersertifikat, pupuk, serta pembinaan secara rutin mulai dari pola tanam, pemeliharaan sampai ke pengolahan siap seduh.

"Termasuk juga dalam segi pemasaran, para petani kopi difasilitasi sehingga mampu menembus pasar ekspor," kata Aceng.

 

Koropak.co.id - Kopi Garut, Kembalikan Kejayaan Kopi Jawa Barat (3)

 

Baca : Komunitas Ciawi Ngopi Kenalkan Kopi Lokal

Selain Dinas Pertanian, turut membantu pula Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang menerbitkan surat perizinan untuk kopi kemas secara gratis. Begitupun dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut yang memfasilitasi kelompok petani kopi ke MUI untuk mendapatkan label halal secara gratis pula.

Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ir. Haeruman dinobatkan oleh petani kopi Garut, sebagai "Bapak Kopi Garut" karena kerja kerasnya membina dan membesarkan kelompok petani kopi mulai pembinaan sampai pemasaran ekspor.

"Memang jika dilihat dari potensi perekonomian, biji kopi Papandayan merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Jika 1 hektare akan ditanam 12.500 pohon dengan pola tanam 2x2. Seandainya satu pohon menghasilkan 1 kilogram, dikali 12.500 pohon dikali Rp 8.000 per kilogram, maka per satu kali panen kurang lebih potensinya bisa mencapai Rp 100 juta," katanya.*

 

Baca pula : Menelisik Sensasi Rasa Menggoda Napakopi