Jelang Musim Kemarau, Kabupaten Tasikmalaya Waspada Kekeringan

Kamis, 11 Juli 2019 10:19 D. Farhan Kamil Daerah

Jelang Musim Kemarau, Kabupaten Tasikmalaya Waspada Kekeringan


Koropak.co.id - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Roni A.Sahroni menyebutkan, pada musim kemarau tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mencatat ada sekitar 3.565 hektare sawah yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, yang diwaspadai terjadinya kekeringan.

Di samping itu pihaknya juga mencatat seluas 1.184 hektare sawah yang sudah mengalami kekeringan dengan empat kategori kekeringan, yakni kekeringan ringan seluas 583 hektare, kekeringan sedang 305 hektare, kekeringan berat 244 hektare dan puso seluas 52 hektare.

"Kekeringan itu menyebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Kita terus berupaya memberikan pembinaan dan bimbingan kepada para petani agar mengoptimalkan penggunaan pompa air bantuan pemerintah di daerah-daerah yang masih memiliki sumber air. Kita juga menyarankan untuk membuat sumur-sumur dangkal di daerah yang sudah tidak memiliki sumber air lain, untuk mengairi sawah-sawah mereka," kata Roni kepada Koropak, Rabu (10 /7/2019).


Baca : Akibat Kemarau, Kecamatan Cineam Mulai Sulit Air Bersih

Diakuinya, dampak musim kemarau tahun ini sudah mulai dirasakan oleh para petani, sekalipun saat ini belum menimbulkan kekeringan parah.

"Kita bersama petugas lapangan terus melakukan pemantauan, pendataan dan imventarisasi sawah-sawah di Kabupaten Tasikmalaya yang sudah mengalami atau akan mengalami kekeringan. Kita data dan kita laporkan setiap perkembangannya ke pusat," ujarnya.

Ditambahkan Roni, istilah kekeringan sawah dalam pertanian itu adalah lahan yang ada tanamannya. Artinya sekalipun ada sawah kering tetapi tidak ditanami padi, maka tidak masuk dalam katagori kekeringan.*


Baca : Hektaran Sawah di Lima Desa Terancam Kekeringan