Bupati Ade, Besok Lepas 404 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 11 Juli 2019 16:14 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Ade, Besok Lepas 404 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Menjelang keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Tasikmalaya, yakni kloter 22, seluruh koper diberangkatkan lebih awal ke asrama haji Bekasi (embarkasi). Hal itu untuk mengantisipasi adanya koper bermasalah akibat kelebihan muatan atau terdapat barang-barang yang dilarang menurut aturan penerbangan.

"Hari ini kita berangkatkan 404 koper sesuai jumlah calhaj ke embarkasi menggunakan sejumlah truk untuk dilakukan screening oleh pihak bea cukai. Nanti akan ketahuan koper mana yang bermasalah baik dari sisi jumlah timbangan maupun jenis barang bawaan," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Suryana Mulyana, M.Ag, Kamis (11/7/2019).

Sesuai aturan penerbangan terang dia, jumlah timbangan barang bawaan dalam koper maksimal 32 kilo gram. Isi dalam koper tidak boleh berbentuk cairan melebihi 100 ml, kemudian perangkat elektronik termasuk kompor gas yang kerap ditemukan oleh petugas.

"Pada musim haji tahun kemarin, petugas screening menemukan empat koper berisi penanak nasi (rice cooker) dan menjadi masalah. Insyaallah pada tahun ini kejadian tersebut dipastikan tidak akan terulang. Kita sudah menyosialisasikan kepada seluruh calhaj terkait aturan tersebut melalui kegiatan-kegiatan manasik haji di tingkat kecamatan hingga kabupaten," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Bupati Ade, Besok Lepas 404 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya (2)

 


Baca : Inspiratif Kisah Tukang Rumput di Tasikmalaya Berhasil Berangkat Haji

Ditambahkan terkait visa haji hinggga saat ini tidak ada permasalahan. Meskipun pihak Kedutaan Arab Saudi baru mengembalikan Paspor Haji yang sudah ber-visa untuk dua kloter salah satunya untuk kloter 22.

"Insyaallah untuk urusan visa tidak ada kendala karena proses pencetakan visa di kedutaan sudah sangat cepat. Seluruh visa dipastikan aman sebelum seluruh calhaj yang tergabung dalam lima kloter diberangkatkan ke embarkasi," tuturnya.

Lebih lanjut Suryana menyebutkan, seluruh calhaj akan menerima living cost sebesar 1.500 Riyal Arab Saudi (SAR) pada saat di asrama. "jika kursnya Rp 4.000 untuk 1 Riyal, maka para calhaj mendapatkan living cost sebesar Rp 6 jutaan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Usep Saepudin Muhtar menyebutkan, untuk keberangkatan sebanyak 404 calhaj yang tergabung dalam kloter 22 ke asrama haji, ditambah enam orang petugas, dilaksanakan pada hari Jumat (12/7/2019) pukul 01.00 dini hari dari Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya.

"Mudah-mudahan untuk pemberangkatan perdana ini bisa dilepas oleh Bupati Tasikmalaya," ujarnya.

Ditambahkan untuk biaya transportasi dan biaya makan minum selama dalam perjalanan menuju ke embarkasi atau pulangnya, seluruhnya ditanggung Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya.*


Baca : Bupati Ade Jamin Seluruh Biaya Keberangkatan Jemaah Haji