Kibar Budaya Buktikan Keroncong Bukan Hanya Milik Orangtua

Minggu, 14 Juli 2019 01:54 Clara Aditia Daerah

Kibar Budaya Buktikan Keroncong Bukan Hanya Milik Orangtua

 

Koropak.co.id - Rangkaian Kibar Budaya Jilid 5 yang digelar Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, dimulai hari ini, Sabtu (13/7/2019) dengan penampilan keroncong Purna Praja Mustika dari Rumpun Seni Musik.

Tampil di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya yang berlokasi di Kompleks Dadaha, Tawang Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, grup keroncong Purna Praja Mustika berhasil membawa hanyut penonton dalam alunan merdu musik keroncong.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Aan Hadian, Staf Ahli Walikota Tasikmalaya Bidang Kemasyarakatan sekaligus Penasihat Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya H. Undang Hendiana, Ketua Rumpun Seni Musik Tasikmalaya Tedi Kameswara, Ketua Keroncong Rumpun Budaya ASEAN Suyitno, dan sejumlah tamu kehormatan lainnya.

 

Koropak.co.id - Kibar Budaya Buktikan Keroncong Bukan Hanya Milik Orangtua (2)

 

Baca : Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya Siapkan Kibar Budaya


Dibuka dengan senam Maumere, segenap hadirin turut larut menggerakkan badan, mengikuti irama gembira. Jelas, pemandangan kebersamaan ini melukiskan budaya menjadi alternatif pemersatu, yang membuat tak ada sekat antara pejabat dan rakyat, tak ada ruang antara yang sudah usang dan masih lajang.

Pentas keroncong pembuka Kibar Budaya Jilid 5 ini juga tidak pernah sepi dari riuh aplause penonton. Terlebih saat grup-grup keroncong tampil, seluruh penonton ikut bernyanyi.

Bahkan, atensi turut tersedot kala grup keroncong perwakilan mahasiswa Universitas Siliwangi tampil di pengujung acara, membawakan lagu ciptaan sendiri yang dilanjut lagu sang legenda, Tietiek Puspa bertajuk "Marilah Kemari".

 

Koropak.co.id - Kibar Budaya Buktikan Keroncong Bukan Hanya Milik Orangtua (3)

 

Baca : Di Kibar Budaya Akan Tampil Keroncong Nostalgia


Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Aan Hadian menuturkan Kibar Budaya menjadi spirit untuk memberikan ruang pada berbagai rumpun seni di Kota Tasikmalaya untuk dapat unjuk kreasi.

"Seperti halnya pada grup keroncong. Mereka tampil atraktif dan sukses membuat penonton hanyut. Ini jelas menepis anggapan bahwa musik keroncong hanya dinikmati orangtua. Pada kenyataannya kan kaum milenial juga banyak yang suka, bahkan ada grup keroncong dari kalangan mahasiswa," katanya.

Kecintaan milenial terhadap lagu keroncong sebagaimana yang tergambar di pentas keroncong Kibar Budaya Jilid 5, kata Aan, menjadi salah satu dari cita-cita output dari program Kibar Budaya.

Ditambahkan Aan, selain melestarikan seni dan budaya berbasis kearifan lokal, namun juga menjadi media untuk mewujudkan estafet pegiat dan penikmat seni dan budaya.

"Harapan kami, melalui Kibar Budaya ini, seni budaya tradisional yang ada di Kota Tasikmalaya dapat lebih hidup, dengan turut melibatkan generasi muda sehingga akan tercipta estafet pelestarian seni budaya di Kota Tasikmalaya," tutur Aan.*

 

Baca : Kibar Budaya Jilid 5, Daya UngkCitra Pariwisata Kota Tasikmalaya

 

 

 


Berita Terkait