Danau Kawah Galunggung, Keindahan Sisa Letusan 37 Tahun lalu

Selasa, 16 Juli 2019 15:00 Dede Hadiyana Nasional

Danau Kawah Galunggung, Keindahan Sisa Letusan 37  Tahun lalu


Koropak.co.id - Saat ini, Gunung Galunggung memiliki status normal dan kegempaan yang terjadi masih didominasi oleh gempa tektonik dan terdeteksi jauh, namun gempa vulkanik sendiri masih terjadi dan itu merupakan suatu kewajaran pada aktivitas gunung api.

Hal itu disampaikan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Galunggung Gradita Hariyadi kepada Koropak usai sosialisasi informasi seputaran gunung api pada di even MoG 2019 yang digelar di objek wisata Cipanas Galunggung, Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (13/7/2019).

"Gempa-gempa vulkanik di gunung api Galunggung ini memang terekam oleh kami namun saat ini cenderung jarang muncul," ujarnya.

 

Koropak.co.id -  Keindahan Danau Kawah Galunggung, Sisa Letusan Masa Silam (2)

 

 

Baca : Histori Geologi Galunggung, Ungkap Mitigasi Soal Gunung Api

 

Kondisi saat ini di Gunung Galunggung cenderung terjadi fenomena longsoran yang sering dikhawatirkan warga. Akan tetapi, longsoran tersebut terjadi di sekitar kawah atau kaldera gunung Galunggung. Pihaknya juga melarang keras kepada warga masyarakat ataupun pengunjung untuk turun ke area danau kawah.

"Kami tidak merekomendasikan warga atau pengunjung untuk turun ke danau kawah Galunggung karena memang fenomena aktivitas longsoran yang sering terjadi masih berada di kawasan kaldera tersebut," ujarnya.

 

Koropak.co.id -  Keindahan Danau Kawah Galunggung, Sisa Letusan Masa Silam (4)

 

Baca : Puncak Memory of Galunggung, Instropeksi Atas Musibah Galunggung

 

Larangan tersebut juga disampaikan mantan Kepala Pos Pengamatan Gunung Galunggung Heri Supartono. Menurutnya, area danau kawah Galunggung rawan longsor. Pasalnya, dinding kawah Galunggung merupakan material lepas sehingga dikhawatirkan terjadi longsor secara tiba-tiba yang tidak mengenal cuaca baik saat hujan maupun dalam kondisi cerah.

"Dilarang juga untuk mengonsumsi air danau karena sudah tercampur unsur-unsur kimia yang keluar dari dapur magma serta dilarang menginap dan berenang. Hal yang jelas, tidak boleh turun ke area danau kawah Galunggung. Ini harus diperhatikan oleh semua untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan," tuturnya.

Selain itu, ucap Heri, apabila terjadi sesuatu di sekitar Gunung Galunggung seperti fenomena banjir yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, harap segera berkoordinasi terlebih dahulu kepada petugas di pos pemantauan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, agar satu suara dan menghindari Hoax.*

 

Baca : Memory of Galunggung, Memorabilia Ganasnya Letusan Galunggung