Kesenian Lintas Daerah Akan Warnai Kibar Budaya 2019

Selasa, 16 Juli 2019 17:29 Erni Nur'aeni Daerah

Kesenian Lintas Daerah Akan Warnai Kibar Budaya 2019


Koropak.co.id - Kibar Budaya Jilid 5 yang digelar Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya dimulai. Pentas Keroncong Purna Praja Musika dari Rumpun Seni yang tampil di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, yang beralamat di Kompleks Dadaha, Tawang, Kota Tasikmalaya Jawa Barat, Sabtu (13/7/2019), menjadi pembuka rangkaian even Kibar Budaya yang akan berlangsung hingga Desember 2019 mendatang ini.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, Bode Riswandi menuturkan dalam Kibar Budaya kali ini, akan diwarnai dengan penampilan beragam jenis kesenian lintas etnis, yang akan menjadi sebuah parade seni nusantara namun tetap mengusung kelokalan.

"Seperti pepatah, 'di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung', kita tampilkan beragam kesenian tapi tetap kami tekankan untuk mengkolaborasikannya dengan unsur kearifan lokal. Ya seperti keroncong, meskipun kita tahu keroncong bukan kesenian asli Sunda, tapi mereka mengemas keroncong dengan menyuguhkan aransemen lagu sunda," katanya.

 

Koropak.co.id - Kesenian Lintas Daerah Akan Warnai Kibar Budaya 2019 (2)

 

Baca : Kibar Budaya Buktikan Keroncong Bukan Hanya Milik Orangtua

Kesenian, kata Bode, memiliki sifat yang universal. Bukan berarti alergi dengan kesundaan, namun di Kibar Budaya 2019, Dewan Kesenian mencoba menyuguhkan parade seni nusantara yang dikemas kreatif dengan unsur kearifan lokal.

"Kesenian adalah milik bersama, jadi kita dorong rumpun-rumpun seni yang akan tampil di Kibar Budaya untuk menampilkan kreasi sekreatif mungkin, namun tetap dengan mengutamakan kesundaan sebagai kearifan lokal di Tasikmalaya," tuturnya.

Dijelaskan Bode, Kibar Budaya Jilid 5 juga lebih bervariatif dengan suguhan dari rumpun seni yang akan pentas di luar Gedung Kesenian. Seperti halnya dari rumpun seni Teater yang akan tampil pada 21 Juli 2019 mendatang.

 

Koropak.co.id - Kesenian Lintas Daerah Akan Warnai Kibar Budaya 2019 (3)

 

"Mereka akan unjuk gigi di Lapangan Sudimara, Mangkubumi selama dua hari, mulai Sabtu (20/7/2019) dan Minggu (21/7/2019). Saya melihat persiapan mereka sangat serius. Lapangan besar mereka setting dengan luar biasa. Jika melihat stimulan yang diberikan Dewan Kesenian, sangat mustahil untuk dapat mewujudkannya. Tapi mereka tidak terpaku pada stimulan, justru mereka berantusias untuk berkesenian sehingga dengan dukungan dana swadaya, mereka menyiapkan suguhan seni yang kami prediksi akan jadi tontonan yang luar biasa," ucapnya.

Bode menambahkan, segenap masyarakat Kota Tasikmalaya, khususnya penikmat seni harus yakin dan percaya bahwa seniman Kota Tasikmalaya memiliki kreativitas dan imajinasi yang luar biasa untuk sebuah garapan seni, dan Dewan Kesenian tidak akan pernah membatasinya, justru Dewan Kesenian sangat terbuka, dan siap memfasilitasi ruang kreasi melalui Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya.*

 

Baca : Kibar Budaya Jilid 5, Daya Ungkit Citra Pariwisata Kota Tasikmalaya

 

 


Berita Terkait