Danrem Ajak Mahasiswa di Garut Tolak Paham Komunis

Kamis, 18 Juli 2019 21:57 Dedi Sofwan Daerah

Danrem Ajak Mahasiswa di Garut Tolak Paham Komunis


Koropak.co.id - Danrem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Parwito menjadi pemateri bagi 350 mahasiswa STIE Yasa Anggana Garut dalam kuliah umum yang digelar di Kampus 2 STIE Yasa Anggana Garut, Jalan Pembangunan, Garut, Jawa Barat, Kamis (18/7/2019).

Pada kesempatan tersebut Danrem menyampaikan materi kuliah tentang "Kewaspadaan Terhadap Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Deradikalisasi di Wilayah Korem 062/Tarumanagara".

Danrem menuturkan gerakan komunis memiliki cara pandang anti agama dan menolak sistem kekeluargaan, yang sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila. Komunis, kata Danrem, dapat muncul ke permukaan secara tiba tiba, jika kondisi memungkinkan.  "Komunis mempunyai sifat bahaya laten, mengendap, menunggu momen yang tepat, selanjutnya mengambil kesempatan untuk melaksanakan aksinya," ucap Danrem.

 

 

Koropak.co.id - Danrem Ajak Mahasiswa di Garut Tolak Paham Komunis (2)

 

Baca : Danrem 062/Tn Lantik Kepala Seksi Operasi

Oleh sebab itu, ucap Danrem, dalam menghadapi berbagai ancaman kebangkitan komunis dan deradikalisasi di Indonesia, perlu adanya kewaspadaan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.

"Salah satu yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah meningkatkan pemahaman terhadap nilai nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan," katanya.

Danrem mengingatkan bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak akan mati.

"Hanya berubah bentuk, dan akan terus berkembang dengan gaya baru. Jangan sampai kalangan mahasiswa dimanfaatkan oleh kelompok yang selama ini merasa tertekan untuk bangkit dan mengembangkan paham serta ideologinya dengan memanfaatkan berbagai isu demokrasi dan politik," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Danrem Ajak Mahasiswa di Garut Tolak Paham Komunis (3)

 

Baca pula : Danrem 062/Tn Lantik Petinggi Baru

 

Sementara itu Wakil Ketua 1 Bidang Akademik STIE Yasa Anggana, Dr. Jajang Sugiat, SE., M.Pd., MM menuturkan kuliah umum wawasan kebangsaan sangat bermanfaat, karena akan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap nilai dasar manusia sebagai mahluk Tuhan yang cinta Tanah Air, bangsa, demokrasi berkedaulatan, adil dan makmur serta bersosial.

"Kami berharap kuliah wawasan kebangsaan ini dapat memberikan pemahaman kepada para mahasiswa atas apa yang dimaksud kepentingan serta tujuan bersama, yakni kedaulatan NKRI," katanya.*

 

Baca Opini : Transformasi Politik Menuju Kedewasaan Berdemokrasi