KNPI Gali Borok, Cari Figur Calon Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya

Jum'at, 19 Juli 2019 00:52 D. Farhan Kamil Pilkada

KNPI Gali Borok, Cari Figur Calon Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020, DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya mulai melebarkan mata dan telinganya, untuk menggali persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat Kabupaten Tasikmalaya hingga akar rumput.

Dari persoalan-persoalan telah diinventarisir dan tentunya bakal beragam sesuai karakteristik masing-masing daerah, akan timbul gagasan atau ide pendekatan untuk mengurai dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Sehingga akhirnya akan muncul sosok atau figur calon pemimpin yang cocok untuk Kabupaten Tasikmalaya lima tahun ke depan, yang dengan kehadirannya menjadi problem solving.


Baca : Bupati Tasikmalaya Angka Kemiskinan Masih Tinggi


Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna atau akrab disapa Nana Magadir menyebutkan, untuk memuluskan agenda investigasi dan inventarisasi permasalahan yang ada di masyarakat mulai dari selatan, timur, utara hingga barat Kabupaten Tasikmalaya, KNPI menggaet sejumlah organisasi mahasiswa seperti HMI, PMII, IMM, GMNI, KAMMI, Hima Persis dan organisasi lainnya yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus.

"Hari ini kita duduk bareng dan berkumpul dalam rangka rapat koordinasi (rakor) dan diskusi publik dengan tema mencari negarawan di Kabupaten Tasikmalaya sebagai titik awal langkah kita ke depan," kata Nana seusai rakor di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (18/7/2019).

 

koropak.co.id - KNPI Gali Borok, Cari Figur Calon Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya (2)

 


Baca : KNPI Kabupaten Tasikmalaya Gaet MUI Bereskan Pemuda

Kegiatan rakor terang dia, akan dilakukan di tujuh titik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan akan dilaksanakan hingga mendekati proses dimulainya tahapan Pilkada oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Seperti diketahui bersama tambah Nana, beragam permasalahan atau bahkan harapan yang muncul di tengah-tengah masyarakat seperti dibentuknya daerah otonomi baru (DOB) Tasikmalaya Utara, persoalan ekonomi dan kesejateraan, daya beli, pendidikan dan kesehatan antara lain terkait ketersediaan fasilitas kesehatan, gizi buruk, bayi stunting, ODF dan persoalan-persoalan lain yang selama ini menjadi tugas besar pemerintah untuk menyelesaikannya.

"Kita tampung persoalan-persoalan tersebut untuk dikaji dan disodorkan kepada khalayak publik sehingga melahirkan ide-ide jitu dan gagasan brilian serta figur pemimpin seperti apa yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya ke depannya," ujar Nana.*

 

Baca : Wujud Rasa Syukur Indonesia Merdeka Melalui Peringatan Bulan Bung Karno 


Berita Terkait