Musim Kemarau, Kasus DBD Di Kabupaten Tasikmalaya Meningkat

Kamis, 01 Agustus 2019 12:46 D. Farhan Kamil Daerah

Musim Kemarau, Kasus DBD Di Kabupaten Tasikmalaya Meningkat


Koropak.co.id - Kapala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi mengatakan, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2019, mengalami peningkatan cukup signifikan hingga 152 persen.

"Sampai dengan bulan Juli 2019 ini, tercatat 134 kasus dengan jumlah 1 orang penderita meninggal dunia. Sedangkan berdasarkan laporan pada tahun 2018, tercatat sebanyak 88 kasus," katanya, Rabu (31/7/2019).

Atang menambahkan, melonjaknya kasus DBD pada tahun ini, pemerintah menyikapi secara serius agar tidak meluas dan menimbulkan korban baru. pihaknya terus berupaya melakukan prosedur tetap (protap) di tingkatan puskesmas yang merupakan wilayah endemik DBD.


Baca : Kiat Ciptakan Rumah Bebas Nyamuk

"Titik fokus pencegahan dan pengendalian penyakit DBD itu adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN). dengan melakukan 3M plus. Yaitu, menutup, menguras, mengubur dan memanfaatkan barang-barang bekas. Serta tidak menggantung baju bekas pakai, yang kerap dijadikan tempat persembunyian nyamuk," tuturnya.

Ditambahkan Atang, pola PSN merupakan yang paling efektif dalam pencegahan penularan penyakit DBD. Sementara foging atau pengasapan nyamuk, hanya sebagai pencegahan karena hanya membunuh nyamuk-nyamuk dewasa saja. Sedangkan jentik dan telur nyamuk yang ada di genangan air tidak ikut mati.

"Jika di foging hari ini, seminggu kemudian tumbuh nyamuk baru dari jentik yang tersisa," ujarnya Atang.*


Baca : Tahukah Kamu Kriteria Manusia Incaran Nyamuk


Berita Terkait