Menangkal Berbagai Klaim Warisan Budaya Indonesia oleh Pihak Asing

Selasa, 06 Agustus 2019 16:39 Clara Aditia Nasional

Menangkal Berbagai Klaim Warisan Budaya Indonesia oleh Pihak Asing

 

Koropak.co.id - Salah seorang pemrakarsa Pameran Keris dan Pagelaran Wayang Kulit 7 Dalang yang dihelat di Kediaman KPAA Suro Agul Agul H. Begug Poernomo Sidi, Jalan A. Yani Nomor 41, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, Senin (5/8/2019), Drs. H. Syarif Abdullah menilai KPAA Suro Agul Agul H. Begug Poernomo Sidi merupakan anak bangsa yang peduli terhadap budaya bangsa.

"Beliau adalah anak bangsa yang begitu peduli terhadap budaya bangsa, yang ditunjukkan dengan kegemarannya mengoleksi keris hingga ribuan. Hal ini haruslah mengilhami kita akan pentingnya menjaga warisan budaya bangsa," kata Syarif saat berbincang bersama Koropak di sela kegiatan.

 

Koropak.co.id - Menangkal Berbagai Klaim Warisan Budaya Indonesia oleh Pihak Asing (3)

 

Baca : Pecah Pameran Keris Terbanyak di Wonogiri Tembus Rekor Dunia

Belakangan ini, kata Syarif, ada gejolak isu akuisisi budaya bangsa Indonesia oleh negara lain, seperti contohnya Reog Ponorogo. Spirit yang ditunjukan KPAA Suro Agul Agul H. Begug Poernomo Sidi menjadi contoh mempertahankan budaya bangsa agar tidak sampai direbut bangsa asing.

"Kebudayaan jangan sampai direbut, jangan sampai ada lagi akuisisi budaya kita oleh bangsa asing. Kezaliman itu harus dilawan, dan kebenaran harus ditegakkan, salah satunya dengan menjaga warisan budaya leluhur kita," katanya.

 

Koropak.co.id - Menangkal Berbagai Klaim Warisan Budaya Indonesia oleh Pihak Asing (1)

 

Baca : Pameran Keris Wonogiri Jadi Wadah Silaturahmi Raja Raja Nusantara

Budaya, ucap Syarif, juga menjadikan bangsa Indonesia bermartabat, dan dipandang dunia. Bahkan, dengan budaya, Indonesia dipandang sebagai pusat peradaban manusia. Dengan budaya pula, persatuan bangsa kokoh dan mengantarkan Indonesia berjaya di kancah global.

"Budaya adalah martabat bangsa. Tanpa budaya, bangsa kita hilang martabatnya. Oleh sebab itu, mari jaga dan lestarikan budaya kita. Jangan sampai budaya kita direbut bangsa asing, atau bahkan tergerus oleh kencangnya arus budaya global," tutur Syarif.*

 

Baca : Keris Lambang Perjuangan Para Pahlawan dan Kesatria di Nusantara

 


Berita Terkait