Antisipasi Kecelakaan, Jalan Curug Panganten Garut Dipasang Pengaman

Senin, 12 Agustus 2019 21:05 Dedi Sofwan Daerah

Antisipasi Kecelakaan, Jalan Curug Panganten Garut Dipasang Pengaman

 

Koropak.co.id - Jalan Curug Panganten yang berada di Kecamatan Pamulihan, Garut, Jawa Barat, merupakan salah satu jalur yang terkenal dengan tanjakannya yang terjal serta turunannya yang sangat curam.

Selain itu Jalan Curug Panganten berada di bawah tebing yang sangat tinggi serta rawan akan longsor dan berada di atas jurang yang sangat dalam. Tidak heran jika Jalan Curug Panganten termasuk salah satu jalur rawan kecelakaan lalu lintas.

Oleh sebab itu, Unit Lakalantas dan Unit Dikyasa Satlantas Polres Garut berkoordinasi dengan Polsek Pamulihan melakukan pemasangan bronjong yang terbuat dari kawat, batu dan ban bekas di bahu Jalan Curug Panganten.

Dijumpai Koropak, Senin (12/8/2019), Kanit Laka Satlantas Polres Garut, Iptu Hilman menuturkan dengan panjang 20 meter, bronjong tersebut dipasang di titik yang paling rawan atau membahayakan pengguna jalan.

 

 

Koropak.co.id - Antisipasi Kecelakaan, Jalan Curug Panganten Garut Dipasang Pengaman (1)

 

Baca : Ini Jam-Jam Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

"Tujuannya untuk menekan risiko lakalantas yang terjadi di jalan tersebut. Terutama lakalantas tunggal. Paling banyak kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah truk dan mobil keluarga yang masuk jurang dan mengakibatkan korban meninggal dunia," ucapnya.

Dijelaskan Hilman, sampai saat ini kondisi Jalan Curug Panganten sangat minim akan rambu rambu lalulintas dan lampu penerangan jalan yang sangat membahayakan pengguna jalan.

"Apalagi di saat malam dengan tidak adanya lampu penerangan akan sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Belum lagi jalan tersebut sering turun kabut sehingga akan menggangu penglihatan sopir," katanya.

Hilman berharap dengan adanya inisiatif pemasangan bronjong ini, bisa mengetuk Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat untuk melakukan perbaikan di Jalan Curug Panganten demi keselamatan pengguna jalan.*

 

Baca pula : Korban Kecelakaan Tunggal Tidak Dapat Santunan

 


Berita Terkait