Pendaftar KIA di Kota Tasikmalaya Membeludak

Selasa, 13 Agustus 2019 06:37 Erni Nur'aeni Daerah

Pendaftar KIA di Kota Tasikmalaya Membeludak

 

Koropak.co.id - Guna melakukan pendataan secara menyeluruh, pemerintah sudah meluncurkan pembuatan Kartu Indentitas Anak (KIA) secara massif di setiap daerah. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 02 Tahun 2016, dan ditindaklanjuti oleh Peraturan Walikota Tasikmalaya, Dinas Pendataan Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya mulai melakukan pendaftaran KIA.

"Dengan launching KIA di Kota Tasikmalaya, antusias masyarakat sangat luar biasa. Pendaftar membeludak sehingga kami cukup kewalahan juga melayani dari pendaftar yang ditargetkan setiap kecamatan yang mencapai 60-70 kartu," kata Kepala bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil E Sutisna saat dikonfirmasi Koropak, Senin (12/8/2019).

Dikatakan Sutisna, manfaat KIA untuk anak selain sebagai bukti tanda diri, juga sebagai kartu untuk mendapatkan potongan harga.

"Kita sudah bekerjasama dengan beberapa vendor jadi anak-anak dapat memanfaatkan kartu tersebut di tempat rekreasi, bermain, kesehatan, pendidikan dan lainnya dengan potongan harga 15 sampai 30 persen," katanya.

Bahkan, kata Sutisna, KIA ini dapat berhubungan dengan perbankan. Artinya anak-anak dapat menabung dengan menggunakan KIA tersebut. Usia anak yang dapat memiliki kartu tersebut dari usia 0 sampai 5 tahun, dan 6 sampai 17 tahun.

"Kalau 0-5 tahun itu tidak memakai foto sedangkan yang 6-17 tahun memakai foto," ujarnya.

Dikatakan Sutisna, sejak dilaunching pada Juli 2019 sampai Senin (12/8/2019) KIA yang tercetak untuk Kota Tasikmalaya sekitar 20 ribu kartu dengan rencana target mencapai 52 ribu kartu.

"Bagi yang belum terbagi semua, harap bersabar mengantri, semoga semua dapat terlayani karena nanti akan ada perubahan anggaran," katanya.

 

 

Koropak.co.id - Pendaftar KIA di Kota Tasikmalaya Membeludak (2)

 

Baca : Miliki Kartu Identitas Anak Mudah dan Banyak manfaatnya

Pembuatan KIA tersebut dapat dilakukan di kecamatannya masing-masing dengan syarat melampirkan foto copy akte kelahiran, foto copy Kartu keluarga, Surat Nikah Orang tua.

"Memang ada kendala dalam pencetakan KIA, mulai dari gangguan jaringan internet serta fasilitas komputer yang kurang memadai, sehingga menurunkan pelayanan kepada masyarakat. Gangguan tersebut bisa sampai satu hari atau bahkan berjam-jam karena jaringannya serta fasilitas komputer yang lelet sehingga menurunkan pelayanan. Sehingga kita harus memberikan arahan kepada masyarakat," ujarnya.

Harapannya, pemerintah dapat memberbaiki jaringan dan peralatan. Melalui KIA ini pun hak anak dapat terpenuhi dari berbagai segi terutama pendidikan yang menjadi salah satu syarat memasuki sekolah.

"KIA ini juga menjadi salah satu syarat masuk sekolah sehingga jangan sampai ada anak yang tidak terakomodir dan merenggut hak mereka untuk bersekolah," kata E Sutisna.*

 

Baca pula : Kelurahan Sadar Administrasi Kependudukan di Kota Tasikmalaya Diresmikan