Pemerintah Tidak Konsisten, Penataan PKL Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 13 Agustus 2019 20:32 Clara Aditia Parlemen

Pemerintah Tidak Konsisten, Penataan PKL Tak Kunjung Tuntas

 

Koropak.co.id - Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim SH menilai Pemerintah Kota Tasikmalaya cenderung tidak tegas dan ragu-ragu dalam menertibkan PKL. Hal tersebut diukur dari inkonsistensi Pemkot Tasikmalaya yang cenderung melakukan pembiaran di awal, dan baru melaksanakan penindakan setelah karut marut.

Hal itu disampaikan Aslim kepada Koropak usai menerima audiensi PKL yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Masyarakat Tasikmalaya (Pepmatas) yang digelar di Ruang Banmus DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (13/8/2019).

"Kalau memang mau menertibkan, harusnya dari awal, harus tegas sehingga tidak akan ada kesan pembiaran, jangan ngambang. Pada kenyataannya kan tidak. Saat PKL sudah banyak, baru dibereskan," katanya.

Permasalahan penataan PKL, kata Aslim, merupakan PR yang harus jadi program prioritas Kota Tasikmalaya. Pemerintah harus memikirkan bagaimana upaya menata PKL tanpa merampas kesempatan para pedagang dalam mengais rezeki dan menafkahi keluarganya.

"Penting untuk jadi catatan pemerintah, bagaimana agar menata kota dengan menertibkan PKL, tanpa menghilangkan mata pecaharian PKL. Seperti diketahui dalam paparan Pepmatas tadi, perputaran uang di kalangan PKL sendiri sangat tinggi bisa mencapai Rp 1milyar. Jelas ini akan berdampak pada tumbuhnya PAD Kota Tasikmalaya," tuturnya.

 

 

Koropak.co.id - Pemerintah Tidak Konsisten, Penataan PKL Tak Kunjung Tuntas (2)

 

Baca : Perputaran Uang Hingga 1 Milyar, Dewan Sebut PKL Pahlawan Ekonomi

 

Soal semrawutnya PKL di kawasan Cihideung yang tidak kunjung ditertibkan dan menimbulkan kecemburuan bagi PKL lainnya, Aslim menegaskan pihak dewan sudah menyampaikan dari dulu kepada pemerintah saat rapat bersama.

"Sudah lama saya tanyakan, kapan PKL di Cihideung akan ditertibkan, sampai saat ini belum ada jawaban jelas, padahal kan sudah sangat kumuh, mengganggu ketertiban, keamanan, kenyamanan, juga kesehatan. Tapi perlu digarisbawahi juga penataan PKL bukan berarti menghilangkan mereka, tapi bagaimana memberikan solusi yang sama-sama menguntungkan, sehingga kota tertata dan PKL tetap hidup," ucapnya.

Ditambahkan Aslim, penataan PKL ini merupakan PR yang cukup berat bagi pemerintah, tapi haruslah menjadi program prioritas, karena berkaitan dengan pertaruhan nasib khalayak PKL.

"Kami harus secepatnya duduk bersama dengan Pemkot Tasikmalaya. Harus membedah permasalahan ini, dan secepatnya menentukan seperti apa solusinya," katanya.*

 

Baca pula : Keluhkan Nasib, PKL Curhat Ke Dewan Soal Penertiban Di Taman Kota

 

 


Berita Terkait