Refleksi HUT RI, Sudahkah Kota Tasikmalaya Berdaulat Dalam Politik?

Jum'at, 16 Agustus 2019 16:01 Clara Aditia Parlemen

Refleksi HUT RI, Sudahkah Kota Tasikmalaya Berdaulat Dalam Politik?


Koropak.co.id - Refkleksi Hari Kemerdekaan ke-74 tahun 2019 merupakan spirit tentang bagaimana masyarakat Indonesia berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada kepada Koropak selepas Rapat Paripurna Istimewa HUT RI ke-74 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (16/8/2019).

"Jadi, hakikat kemerdekaan bangsa Indonesia, Jika sebelumnya di masa penjajahan, kita masih berjuang melepaskan diri dari belenggu penjajahan secara fisik, sekarang merumuskan langkah untuk menciptakan masyarakat mandiri dalam ekonomi," katanya.

Hakikat kemerdekaan sesungguhnya adalah bagaimana masyarakat berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

"Berdaulat dalam politik artinya kita tidak bisa diintervensi siapapun. Sekarang, apakah Indonesia sudah berdaulat politik? Untuk di tingkat nasional jawabannya ya. Tapi di daerah harus dikaji terlebih dahulu. Seperti halnya dalam Pilkada dan Pileg. Masih banyak masyarakat yang mudah diiming-imingi, diintervensi para penguasa dan tokoh. Harusnya masyarakat dibiarkan bebas memilih berdasarkan pertimbangan rasionya," tutur Dodo.

 

Koropak.co.id - Refleksi HUT RI, Sudahkah Kota Tasikmalaya Berdaulat Dalam Politik 2

 

Baca : Dua Variabel Utama Bangun SDM Unggul di Kota Tasikmalaya

 

Dalam kemandirian ekonomi, kata Dodo, masyarakat didorong untuk bisa bebas menentukan pilihan hidupnya, terutama dalam berkegiatan ekonomi. Tugas pemerintah harus bisa mendorong agar masyarakat bisa hidup berdaya dan mandiri dalam ekonomi.

"Caranya menyusun dan membuat program kegiatan perekonomian yang arahnya menjurus kepada persoalan kemandirian ekonomi tersebut," katanya.

Dodo berharap peringatan HUT RI dijadikan momentum untuk lebih membenahi diri sehingga berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. Termasuk menggugah kembali nilai-nilai gotong royong yang saat ini nyaris punah.*

 

Baca : Hikmah Kemerdekaan, Kualitas Pelayanan Publik Mesti Ditingkatkan

 

 


Berita Terkait