Tragis! Pria Ini Jalan Kaki Gotong Jenazah Anaknya

Senin, 26 Agustus 2019 19:30 Eris Kuswara Nasional

Tragis! Pria Ini Jalan Kaki Gotong Jenazah Anaknya

 

Koropak.co.id - Baru-baru ini beredar sebuah video viral seorang pria yang menggendong jenazah seorang anak korban tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang dan menghebohkan netizen tanah air. Tampak dalam video itu, pria tersebut membawa jenazah sang anak sambil jalan kaki dikarenakan dia tidak mendapatkan pinjaman ambulans dari puskesmas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak. Senin (26/8/2019) diketahui kejadian tersebut terjadi pada Jumat (23/8/2019). Setelah dilakukan penyelidikan pria tersebut merupakan seorang paman bernama Supriyadi (40) yang menggendong jenazah keponakannya bernama Muhammad Husein (8). Terlihat dia juga sedikit berlari ke rumah duka di Kampung Kelapa, Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi pun meminta maaf pada pihak keluarga korban tenggelam dan turut memberikan alasan mengapa ambulans di puskesmas tersebut tidak dapat digunakan.

"Mewakili Pemerintah Kota Tangerang, saya memohon maaf kepada keluarga korban yang tenggelam. Pemkot Tangerang memiliki pelayanan mobil jenazah gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui nomor 112. Namun pasalnya, ambulans tersebut hanya bisa dipergunakan untuk pasien dalam kondisi yang gawat darurat dan memerlukan tindakan segera," kata Liza.

 

 

Koropak.co.id - Tragis! Pria Ini Jalan Kaki Gotong Jenazah Anaknya (2)

 

Baca : Wanita Setengah Telanjang Hebohkan Mall Summeracon Bekasi

Sementara itu, Asda II Kota Tangerang, Asep Suparman mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang juga mengaku akan meminta klarifikasi dari pihak Puskesmas Cikokol dikarenakan tidak memberikan tumpangan pada jenazah Husein. Pihaknya menduga ada misskomunikasi antara Puskesmas Cikokol dan keluarga korban. Karena selama ini Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan layanan ambulans gratis.

“Saat ini kami belum melihat sejauh mana puskesmas tersebut melayani masyarakat, makanya kami akan melakukan klarifikasi kepada kedua belah pihak agar menemukan titik terang dan di mana titik permasalahan dan kesalahpahamannya. Mungkin ada misskomunikasi antara puskesmas dan pihak keluarga, karena selama ini ambulans di Kota Tangerang sudah digratiskan dan siap melayani masyarakat,” kata Asep.*

 

Baca pula : Ajaib, Wanita Ini Bangun Setelah Terlindas Truk