Sukseskan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran, Pendamping Diimbau Edukasi KPM

Kamis, 29 Agustus 2019 13:10 Sofie Herawati Daerah

Sukseskan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran, Pendamping Diimbau Edukasi KPM

 

 

Koropak.co.id - Guna mengevaluasi penyaluran bantuan pangan sosial tahun 2019, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Banjar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti dinas terkait, Camat, Lurah, pendamping Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kota Banjar.

Rapat yang dilangsungkan di Aula Kantor Dinas Sosial dan P3A Kota Banjar, Selasa (27/8/2019) tersebut, bertujuan untuk memacu efektivitas dan sinergitas program penanganan fakir miskin melalui program BPNT.

Dikonfirmasi Kamis (29/8/2019), Kepala Dinas Sosial dan P3A Kota Banjar, Drs. Asep Tatang Iskandar menuturkan dalam rapat tersebut diinformasikan pula perubahan jadwal penyaluran bpnt yang semula disalurkan setiap tanggal 20 beralih menjadi tanggal 11.

"Mulai September 2019, Bulog resmi berperan sebagai penyedia komoditi bantuan pangan. Harapannya, para pendamping di lapangan dapat melaksanakan tugasnya secara baik sehingga BPNT dapat tersalurkan pada keluarga penerima manfaat secara tepat sasaran," katanya.

Wakapolres Kota Banjar, Kompol Ade Najmulloh yang juga merupakan Ketua Satgas Pangan Kota Banjar menuturkan keterlibatan Polres Kota Banjar dalam penyaluran BPNT merupakan buah kerjasama antara Kementrian Sosial dengan Polri.

"Kami mengimbau agar para pendamping memberikan pencerahan dengan mengedukasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait BPNT sehingga para KPM bisa ikut mengawasi, dan segera melaporkan jika mendapatkan masalah terkait BPNT, termasuk berkaitan dengan kualitas pangannya," katanya.

 

 

Koropak.co.id - Sukseskan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran, Pendamping Diimbau Edukasi KPM

 

Baca : Gebyar Pesona PKH Ciamis Wujud Apresiasi KPM Graduasi

 

Dalam rapat, turut disampaikan pula berdasarkan laporan Bank BNI sebagai bank penyalur BPNT bahwa penyaluran BPNT di Kota Banjar sudah mencapai 98,6 persen. Sampai saat ini, masih ada KPM yang belum mengambil bantuan tersebut, salah satunya dikarenakan ada KPM yang pindah domisili.

Supervisor PKH Kota Banjar, Sofie Herawati menuturkan kehadiran PKH dalam rakor tersebut mengingat peranan PKH yang memiliki tujuan sama, yakni memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat secara sosial.

"Kita semua memiliki tujuan sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, dengan stimulan-stimulan berupa BPNT dan PKH, para KPM yang tadinya mengharapkan bantuan, dapat tumbuh dan memiliki kemandirian dalam ekonomi," katanya.*

 

Baca pula : KPM PKH di Kota Tasikmalaya Didorong Optimalkan Peran Gadget Untuk Mandiri

 

 

 

 

 

 

 


Berita Terkait