Bupati Tasikmalaya Rombak Posisi Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama

Selasa, 03 September 2019 23:59 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Tasikmalaya Rombak Posisi Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama

 

Koropak.co.id - Seiring berlakunya Peraturan Daerah (Perda) perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) /perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, serta telah disahkannya Perda Perubahan APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2019, sebanyak 21 pejabat eselon II b diambil sumpah dan dilantik oleh Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, Selasa (3/9/2019).

Acara yang digelar di Pendopo baru itu, dihadiri Ketua sementara DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Danramil Singaparna dan para camat se-Kabupaten Tasikmalaya.

"Selamat kepada rekan-rekan yang telah ditetapkan dan ditempatkan di jabatan baru disesuaikan dengan STOK baru," kata Ade.

Pada hakikatnya terang Ade, perubahan jabatan ini adalah takdir Allah SWT yang menghendaki perubahan. Sedangkan bupati hanya bagian dari perantara. Untuk itu, para pejabat yang baru mengucapkan sumpah/janji, agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan benar sesuai ketentuan.

"Kita semua punya mimpi dan mari wujudkan mimpi kita bersama secara fokus dan yakin dalam kerangka membangun pemerintahan yang baik dan bersih serta profesional, menuju kesejahteraan masyarakat" ucap Ade.

 

 

Koropak.co.id - Bupati Tasikmalaya Rombak Posisi Sejumlah Pejabat Tinggi Pratama (2)

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manudia (BKDPSDM) Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Moch Zen menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik termasuk dirinya sendiri seiring SOTK baru, merupakan hasil proses assessment yang dilalui dalam beberapa tahap pada dua bulan lalu hingga melahirkan keputusan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Ke 21 pejabat eselon II b yang baru saja dilantik, merupakan hasil assessment yang juga telah direkomendasikan oleh KASN. Artinya dalam penempatan para pejabat ini, Bupati tidak ujug-ujug, tetapi berdasarkan berbagai pertimbangan yang mengacu kepada hasil assessment dan rekomendasi KASN. Sebab untuk pemindahan pejabat eselon II b harus melalui assessment," tutur Zein.

Menurutnya ada kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi eselon II a untuk sekda dan eselon II b untuk enam jabatan, yang akan segera diisi melalui proses open bidding secara terbuka dan bersifat nasional.

"Pekan ini mulai kita garap penyusunan proposal ke KASN. Mudah-mudahan pekan depan pengusulan open bidding sudah tersampaikan Bupati ke KASN dan mendapat jawaban cepat," ucapnya.

Setelah Pemkab Tasikmalaya menerima persetujuan dari KASN tambah Zen, pemerintah akan segera melakukan tahapan sosialisasi open bidding secara terbuka dan bersifat nasional untuk selama 14 hari.

"Jabatan untuk Sekda dan enam jabatan lainnya seperti untuk Satpol PP, Dishub, Dinkes, Dinas LH, Disdukcapil dan staf ahli bupati, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah terisi," ujarnya.*

 

Baca : Jabatan Penting Banyak yang Kosong, Pejabat Diuji Kompetensi