Mengkhawatirkan! Banyak Rumah Warga di Karangpawitan Tidak Layak Huni

Sabtu, 07 September 2019 23:02 Dedi Sofwan Desa

Mengkhawatirkan! Banyak Rumah Warga di Karangpawitan Tidak Layak Huni

 

Koropak.co.id - Ahid (70) warga RT 01 RW 04, Kampung Timbanghayu, Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, saat ini tinggal di sebuah rumah yang sangat tidak layak huni, bahkan bangunan bagian belakang rumahnya sudah roboh. Apalagi kalau musim penghujan sudah tiba, tentunya rumah milik Ahid dikhawatirkan roboh.

Ahid tinggal bersama seorang anaknya Deni (35) yang menderita gangguan mental. Ditambah lagi mata pencaharian Ahid yang masih serabutan, sehingga Ahid cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Untuk makan saja, Ahid menunggu adanya belas kasihan dari tetangganya.

Melihat hal tersebut, Kepala Desa Situgede, Dedi Suryadi bersama ketua RT, RW dan tokoh masyarakat menginisiasi penggalangan dana secara swadaya untuk merehabilitasi rumah Ahid.

"Alhamdullilah, dengan swadaya masyarakat, rumah Ahid sudah mulai direhab, walaupun hanya menggunakan dana seadanya hasil dari swadaya," ucap Dedi saat dikonfirmasi Koropak, Sabtu (7/9/2019).

 

Koropak.co.id - Mengkhawatirkan! Banyak Rumah Warga di Karangpawitan Tidak Layak Huni

 

Dedi menuturkan Pemerintah Desa Situgede sudah beberapa kali mengajukan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Garut. Baik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) maupun Dinas Sosial termasuk mengajukan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah.

"Proposalnya sudah kami masukan ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut, namun bantuan itu belum juga direalisasikan," ucapnya.

Dijelaskan Dedi, saat ini di wilayah Desa Situgede bukan hanya rumah Ahid yang tidak layak huni. Namun, ada puluhan unit rumah warga lainnya dengan kondisi mengkhawatirkan.

"Semuanya, sudah saya upayakan untuk dibantu melalui program pemerintah. Namun nihil, hingga saat ini belum ada realisasinya,” ucap Dedi.

Dedi berharap, pemerintah segera memperhatikan, memprioritaskan dan memberikan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di desanya. Ia khawatir, jika tidak segera ditangani, puluhan rumah tidak layak huni di wilayahnya akan roboh.

“Untuk itu, kami mohon kepada pemerintah, baik pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat untuk segera merealisasikan usulan kami. Jangan sampai ada kejadian rumah roboh dan memakan korban jiwa,” tuturnya.*

 

Baca pula : Sarana Jalan Memadai Paling Dibutuhkan




Berita Terkait