Terkait Pencemaran Lingkungan, Dewan Sudah Sering Ingatkan Pemerintah

Senin, 09 September 2019 20:06 Clara Aditia Parlemen

Terkait Pencemaran Lingkungan, Dewan Sudah Sering Ingatkan Pemerintah


Koropak.co.id - Terkait pencemaran lingkungan, seperti halnya yang terjadi pada Sungai Ciwulan, Ketua Sementara DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim SH menuturkan dewan sudah berulang kali mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan permasalahan lingkungan karena sangat berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, termasuk kaitannya dengan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Aslim kepada Koropak selepas menerima audiensi dari gabungan 50 organisasi, mulai organisasi mahasiswa yang terdiri atas BEM Tasikmalaya, HMI, PMII, dan KAMMI, organisasi pecinta alam FKPAT, Karang Taruna, Komunitas Cermin, Republik Aer, dan organisasi lainnya yang tergabung dalam Forum Tasikmalaya Penyelematan Sungai Ciwulan (Fortas Tai) yang digelar di DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (9/9/2019).

"Dewan kan punya fungsi pengawasan pelaksanaan kebijakan. Terkait lingkungan, kita sudah sering mengingatkan pemerintah, tolong perhatikan masalah sampah, limbah, galian c, tindak tegas perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan. Jikapun ada masalah pencemaran terjadi, berarti titik persoalannya ada di pemerintah, dalam hal ini dinas terkait," katanya.

Oleh sebab itu, ucap Aslim, dewan akan mendorong pemerintah untuk bekerja lebih optimal lagi, karena permasalahan menyangkut lingkungan hidup akan turut berdampak pada berbagai sub sektor kehidupan bermasyarakat, termasuk halnya kesehatan.

 

Koropak.co.id - Terkait Pencemaran Sungai Ciwulan, Dewan Akan Panggil Eksekutif Dua Hari Lagi (2)

 

Baca : Dewan Segera Evaluasi Kinerja Dinas Pelaksana Perda Izin Lingkungan

 

Menanggapi aspirasi para aktivis lingkungan atas pencemaran Sungai Ciwulan, Aslim menuturkan dewan sangat mendukung dan akan mendorong pemerintah untuk lebih serius menangani masalah ini.

"Soal implementasi Perda Izin Lingkungan yang dinilai masih kurang, di periode ini kita akan lebih meningkatkan sosialisasi dan evaluasi Perda kepada masyarakat luas. Seperti apa teknisnya kita akan bicara dengan eksekutif," ujar Aslim.

Selama ini, ucap Aslim, ada kelemahan eksekutif dalam melakukan sosialisasi Perda.

"Ya, bagaimana masyarakat bisa tahu Perda kalau sosialisasinya saja tidak ada. Ini yang akan kita tekankan kepada pemerintah. Prioritaskan sosialisasi dan evaluasi Perda agar penegakkan Perda dapat berjalan dengan baik," tuturnya.

Perihal tuntutan aktivis lingkungan untuk rencana dinas terkait menanggulangi pencemaran Sungai Ciwulan, Aslim menuturkan dewan akan segera mengundang dinas terkait, maksimal pada Rabu (11/9/2019).

"Kita akan sampaikan keluhan ini kepada eksekutif, dalam hal ini dinas terkait. Kita akan dorong agar keluhan masyarakat ditindaklanjuti oleh pemerintah," ujar Aslim.*

 

Baca pula : Audiensi Memanas, Aktivis Desak Penanggulangan Sungai Ciwulan

 


Berita Terkait