Tiga Orang Pekerja Lepas Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi

Senin, 09 September 2019 22:31 D. Farhan Kamil Daerah

Tiga Orang Pekerja Lepas Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi

 

Koropak.co.id - Bermaksud mengganti tampilan iklan produk celluler merk Oppo pada billboard di Jalan Raya Timur Cikiray Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Senin (9/9/2019) sore, tiga pekerja lepas terkapar di atas atap tembok ruko konter HP dengan kondisi memprihatinkan. Mereka diduga tersengat aliran listrik 20.000 volt.

Posisi billboard itu sendiri berada di atas ruko yang letaknya sangat dekat dengan jaringan kawat Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM). Ketiga karyawan lepas tanpa pengaman itu diduga lupa saat bangkit dan berdiri dari posisi jongkok. Kemudian bagian kepala para pegawai menyentuh jaringan kawat listrik. Akibatnya, ketiga karyawan itu terpental dan terkapar di atas atap.

Diketahui ketiga pekerja lepas tersebut yakni Doni (27) warga Kampung Mulyadadi Desa Mulyadadi Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Alkam (23) Kampung Mulyadadi Desa Mulyadadi Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, serta Dede (27) warga Kampung Mulyadadi Desa Mulyadadi Kecamatan Majenang Kabupaten Majenang, Jawa Tengah.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, ketiga korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan kondisi tubuh dipenuhi banyak luka sobek, antara lain di bagian dagu, leher dan kaki sehingga harus mendapat jahitan.

 

Koropak.co.id - Tiga Orang Pekerja Lepas Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi (2)

 

Dari keterangan saksi, H. Iyan menyebutkan, ketiga korban nampak sedang mencopot papan reklame ukuran besar di atas ruko, tiba-tiba terdengar suara korsleting listrik disusul kemudian suara orang mengerang kesakitan dari atap ruko.

"Saya melihat dua kabel kawat bagian tengah dan kiri bergoyang kencang dan menimbulkan suara cukup keras. Anehnya listrik di sekitar kejadian tidak mati. Tak lama kemudian terlihat tiga orang dengan kondisi berlumuran darah, berlari dari atap ruko ke atas genteng rumah di sebelahnya kemudian turun ke lantai dasar itupun dibantu warga. Para korban yang sedang kesakitan dan mengalami muntah-muntah langsung dilarikan ke klinik terdekat," tutur Iyan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma mengatakan saat menerima laporan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi kejadian dan mengamankan situasi. Terlebih insiden tersebut terjadi pada saat arus lalu lintas sedang sibuk sehingga menimbulkan kemacetan akibat banyak pengendara yang berhenti untuk menyaksikan kejadian.

"Kita amankan tempat kejadian dan melarikan para korban ke klinik untuk segera ditanganai medis secara intensif," kata Pribadi.

 

Koropak.co.id - Tiga Orang Pekerja Lepas Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi (2)

 

Baca : Balita di Manonjaya Tewas Tersengat Listrik

Dijelaskan Pribadi, pihaknya belum dapat menggali keterangan lebih jauh dari para korban yang kondisinya belum memungkinkan untuk diajak bicara.

"Kita koordinasi dengan pihak PLN untuk memeriksa lokasi kejadian yang dikhawatirkan ada jaringan listrik yang tidak aman dan menempel ke bangunan ruko atau rangka besi papan reklame. Kita juga memasang garis polisi untuk menghindari warga yang mencoba mendekati lokasi sebelum dinyatakan aman," ujarnya.

Sementara itu, teknisi PLN Rayon Singaparna, Ma'mur menyebutkan, kemungkinan kecelekaan itu terjadi akibat para korban terlalu dekat dekat dengan jaringan SUTM, sehingga dalam jarak tertentu, radiasi dari jaringan SUTM dengan aliran 20 ribu KVA ini bisa menyengat.

"Kejadiannya belum saya ketahui secara pasti karena, setelah mendapat laporan masyarakat kemudian mendatangi lokasi kejadian, posisi korban sudah tidak berada di lokasi, alias sudah turun dan dirawat," ucapnya. *

 

Baca pula : Pria Tewas Tersetrum Listrik Pompa Air

 


Berita Terkait