Ade Sugianto Berpeluang Besar Kantongi Rekomendasi DPP

Kamis, 12 September 2019 18:26 D. Farhan Kamil Pilkada

Ade Sugianto Berpeluang Besar Kantongi Rekomendasi DPP

 

Koropak.co.id - Meskipun tahapan penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya di DPC PDI Perjuangan masih berlangsung hingga 20 September 2019 nanti, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H. Ade Sugianto berpeluang besar mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan menjadi calon Bupati Tasikmalaya periode 2021-2025.

Bagi petahana, dalam hal ini Ade Sugianto yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, tentu saja memiliki peluang lebih besar dibanding calon-calon bupati lainnya yang masuk dalam proses penjaringan PDI Perjuangan. Sekalipun belum menjadi jaminan mutlak mendapatkan tiket utama (rekomendasi) karena tetap harus melalui proses seleksi ketat dan penggodogan di tataran DPP.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono seusai menghadiri rapat konsolidasi pemenangan Pilkada 2020 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, di Gedung Ukhuwah Borolong, Cipakat, Singaparna, Kamis (12/9/2019).

"Petahana pun akan kita ukur setelah penjaringan termasuk Ade Sugianto. Kita akan lakukan verifikasi, fit and proper test, kemudian sekolah calon kepala daerah, termasuk hasil uji survei juga. Hasil semua itu akan kita rekomendasikan ke DPP. Artinya sekalipun petahana tidak menjadi jaminan mendapat rekomendasi," katanya.

Hanya saja, ucap Ono, petahana mendapat prioritas apalagi berkedudukan sebagai Ketua DPC.  "Jadi 75 persen PDI Perjuangan akan mengusung kader terbaiknya. Kader dalam hal ini ada dua yaitu, struktural yang selama ini berkiprah di PDI Perjuangan dan kader dalam artian tokoh masyarakat non partai yang mencalonkan bupati atau wakil bupati dari PDI Perjuangan untuk kemudian kita lakukan kaderisasi kepada tokoh tersebut dan kita berikan Kartu Tanda Anggota (KTA)," ujarnya.

 

 

Koropak.co.id - Ade Sugianto Berpeluang Besar Kantongi Rekomendasi DPP (2)

 

Baca : Dua Calon Wakil Ade Sugianto Dipanggil DPD PDIP Jawa Barat

 

Ditambahkan Ono, rekomendasi diperkirakan akan keluar pada Januari atau Februari 2020 mendatang atau enam bulan sebelum pendaftaran calon ke KPU yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai dengan 18 Juni 2020.

Lebih lanjut Ono menyebutkan, berawal dari suatu pemetaan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga di tingkat nasional terkait faham-faham radikalisme, Jawa Barat ini merupakan daerah terbanyak penganut faham-faham tersebut termasuk salah satunya adalah Kabupaten Tasikmalaya di antara 27 kota/kabupaten yang ada.

"Maka dalam tahapan penjaringan ini, sudah menjadi catatan penting bagi PDI Perjuangan sejauh mana calon-calon bupati atau wakil bupati yang masuk dalam penjaringan, memahami betul tentang faham radikalisme dan sejauh mana ideologi Pancasila dipegang dan dijalankan. Sejatinya kita butuh figur-figur yang terjaring nanti memiliki konsepsi yang jelas bagaimana nasionalis dan religius benar-benar berjalan di Kabupaten Tasikmalaya dan menghindari faham-faham radikalisme masuk. Ini harapan kami dan amanat Kongres V PDI Perjuangan di Bali," ucapnya.

Sementara itu Ade Sugianto menegaskan, PDI Perjuangan harus menjadi yang terbaik di Tasikmalaya khususnya. Siapapun kader yang bakal diusung nanti, mudah-mudahan yang terbaik dan membawa manfaat besar demi kepentingan rakyat banyak.

"Manusia sebatas berencana dan terus berusaha. Tak perlu khawatir, ketentuan dan keputusan terbaik hanyalah milik Allah SWT," ucap Ade.*

 

Baca pula : Silaturahmi Cara PDI Perjuangan Pahami Aturan

 


Berita Terkait