Akibat Kebakaran Hutan, Indonesia Darurat Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 15:31 Eris Kuswara Nasional

Akibat Kebakaran Hutan, Indonesia Darurat Kabut Asap


Koropak.co.id - Kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Kalimantan Tengah dan Riau, telah menimbulkan sejumlah bencana. Selain menyebabkan sejumlah satwa liar mati dan penerbangan terganggu, kabut asap akibat kebakaran hutan juga turut berdampak pada kualitas udara. Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun menyatakan udara di kedua wilayah tersebut tergolong dalam kategori berbahaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, Selasa (17/9/2019), hingga hari Senin 16 September 2019 pukul 16.00 WIB, terdapat 513 titik api di Kalteng dan 58 titik api di Riau. Selain itu, kebakaran tersebut juga menimbulkan asap sehingga membuat udara menjadi berbahaya.

 

Koropak.co.id - Akibat Kebakaran Hutan, Indonesia Darurat Kabut Asap (1)


Berdasarkan data dari BNPB, tercatat kualitas udara di Kalteng kini berada pada angka 1.939 atau tergolong berbahaya. Begitu pula dengan kualitas udara di Riau yang berada di angka 339 yang juga tergolong dalam kategori berbahaya.

Bahkan buruknya kualitas udara di kedua wilayah tersebut turut ditampilkan AirVisual. Berdasarkan data dari AirVisual, Air Quality Index (AQI) di Palangkaraya per pukul 16.00 WIB dalam angka 1,519 dan Pekanbaru berada dalam angka 159. Selain itu, AQI juga mempunyai rentang nilai 0-500. Sehingga semakin tinggi nilai AQI, maka semakin tinggi pula tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

 

Koropak.co.id - Akibat Kebakaran Hutan, Indonesia Darurat Kabut Asap (3)


Baca : Pangdam III/Siliwangi Periksa Kebakaran Hutan Di Gunung Ciremai

Berdasarkan data dari BNPB, untuk wilayah Kalteng, terdapat 44.769 hektar lahan yang terbakar. Selain itu, proses pemadaman api juga dilakukan dengan mengerahkan 1.512 personel dan 9 helikopter. Sementara itu, untuk wilayah Riau, terdapat 49.266 hektar lahan yang terbakar api dan sebanyak 7 helikopter dan 1.512 personel pun diterjunkan untuk memadamkan api.

Selain kedua provinsi itu, diketahui kebakaran hutan juga masih terjadi di wilayah lainnya, seperti Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Bahkan udara di Sumsel, Jambi, dan Kalbar juga sudah terpengaruh asap kebakaran hutan sehingga menjadi tidak baik sekali untuk kesehatan.*

 

Baca pula : Tiga Hektare Hutan Perhutani Di Pamarican Ciamis Terbakar