Lahan Pertanian Kian Sempit, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke Dewan

Selasa, 24 September 2019 21:08 Erni Nur'aeni Parlemen

Lahan Pertanian Kian Sempit, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke Dewan

 

Koropak.co.id - Betepatan dengan momentum Hari Tani Nasional, Aliansi Peduli Regenerasi Petani melakukan aksi demo di halaman Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, yang diisi dengan aksi teatrikal, hingga pembakaran ban, pada Selasa (24/9/2019).

Aksi teatrikal tersebut diperankan oleh beberapa mahasiswa, dengan menceritakan kesewenang-wenangan pemimpin terhadap kaum tani yang ingin mengambil lahannya untuk kepentingan pribadi.

Koordinator Aksi Fikri Zulfikar mengatakan, saat ini ia ingin membicarakan mengenai regulasi yang dikeluarkan DPRD Kota Tasikmalaya berkaitan dengan kepentingan masyarakat atau hanya sebuah formalitas serta pengalihan lahan yang semakin sempit karena banyaknya pembangunan.

"Sebelum mendatangi Kantor DPRD kami telah datang ke Balekota Tasikmalaya namun tidak ada yang menemui katanya Walikota sedang ke luar kota. Bagi kami, terpenting di Hari Tani ini apakah mereka benar-benar wakil rakyat atau bukan. Karena jika memang wakil rakyat harus berbicara tentang regulasi yang keluar dari DPRD yang kita harapkan pro rakyat, khususnya pro petani," katanya.

Dengan melihat kondisi saat ini, kata Fikri, bukan hanya para petani, namun mahasiswa yang berada di bidang pertanian menjadi imbasnya.

"Pertanian saat ini sangat mengkhawatirkan, karena tidak hanya petani saja, mahasiswa pertanian pun terkena imbas. Kami disini berusaha agar tidak adanya alih fungsi lahan apapun yang merugikan kaum tani.

 

 

Koropak.co.id - Lahan Pertanian Kian Sempit, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke Dewan

 

Baca : Dewan Prihatin Dengan Lahan Pertanian yang Kian Menipis

 

Kemudian dengan program pemerintah yang akan membangun tol, Fikri menilai akan sangat disayangkan karena akan memakan lahan pertanian seiring dengan dibangunnya industri-industri yang tidak memikirkan para petani.

"Kalau Tasikmalaya mau menjadi Kota Industri, apakah kita akan makan dari lahan hasil industri? Harus diingatkan bahwa peranan pertanian lebih besar, sehingga nasib para petani ini jangan sampai terlupakan," ujarnya.

Berbicara data tentang lahan pertanian, diakui Fikri terdapat berbagai macam versi. Namun semuanya sama mengungkap data bahwa lahan pertanian di Kota Tasikmalaya kian sempit.*

 

Baca pula : Peringati Hari Tani, Mahasiswa Tuntut Reformasi Agraria