Inovatif! Berdayakan KPM PKH Melalui Bank Sampah Tugu Harapan Tasikmalaya

Rabu, 25 September 2019 23:15 Natya Luthfiyah Bunyamin Daerah

Inovatif! Berdayakan KPM PKH Melalui Bank Sampah Tugu Harapan Tasikmalaya


Koropak.co.id - Menjadi pendamping sosial untuk Program Keluarga Harapan (PKH) tidak selalu berarti pengabdian kepada bidang yang dikerjakannya. Seperti halnya para pendamping sosial PKH di Tasikmalaya yang turut memperingati World Clean Up Day dengan menyulap sampah menjadi alat tukar ekonomi.

Para ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Kelompok Bank Sampah Tugu Harapan dari Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya mengelola bank sampah sebagai aksi nyata mewujudkan lingkungan bebas sampah.

Para ibu KPM PKH Kelompok Bank Sampah Tugu Harapan melakukan penimbangan sampah anorganik yang dikumpulkan, seperti plastik, kertas, besi, dan imitasi. Adapun aktivitas bank sampah tersebut telah berjalan sejak Juni 2019.

Dikonfirmasi, Rabu (25/9/2019) Pendamping PKH Hendi Ruswandi menuturkan setiap bulannya, sampah-sampah yang dikumpulkan oleh lebih dari 300 KPM PKH tersebut, dijual ke pengepul dan hasil penjualan tersebut ditabung di koperasi.

"Hasil penjualan sampah ini akan jadi tabungan bagi ibu-ibu KPM PKH, salah satu manfaatnya adalah untuk membantu biaya sekolah anak-anak mereka. Tabungan tersebut bisa diambil di awal tahun ajaran baru," tutur Hendi.

 

Koropak.co.id - Inovatif! Berdayakan KPM PKH Melalui Bank Sampah Tugu Harapan Tasikmalaya (2)

 

Bahkan tidak hanya berupa tabungan, ucap Hendi, ke depan sebagian sampah plastik ini akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sapu.

"Bank sampah 'Tugu Harapan' ini merupakan bukti nyata komitmen kepedulian KPM bersama Pendamping PKH untuk menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Melalui bank sampah, kami juga ingin membuktikan bahwa dari barang yang semula tidak bernilai tetapi bagi sebagian orang bisa dibuat sebagai alat untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka," katanya.

Sementara itu, Koordinator PKH Kota Tasikmalaya, Rizal Maula menuturkan melalui program bank sampah, PKH berpartisipasi aktif membersihkan lingkungan dan secara berkesinambungan dapat membantu menambah penghasilan dari hasil penjualan sampah ke pengepul yang ditabung melalui koperasi.

"Manfaat lainnya, menjadi media pengajaran pola hidup bersih dan sehat bagi anak-anak mereka dengan tidak membuang sampah sembarangan," ucap Rizal.

 

Koropak.co.id - Inovatif! Berdayakan KPM PKH Melalui Bank Sampah Tugu Harapan Tasikmalaya (3)

 

Baca : Inilah Satu-Satunya Kelurahan Inisiator Bank Sampah di Kota Tasikmalaya

Tim Percepatan Graduasi Mandiri KPM PKH Kota Tasikmalaya, Natya Luthfiyah menuturkan dalam peringatan World Clean Up Day yang diperingati pada Sabtu (21/9/2019) dalam kegiatan penimbangan sampah di Kelompok Bank Sampah Tugu Harapan, hadir perwakilan Tim Percepatan Graduasi Mandiri PKH Kota Tasikmalaya dari Kecamatan Mangkubumi, Cibeureum, Indihiang, dan Kawalu yang melakukan pembelajaran ke bank sampah Kelompok Bank Sampah Tugu Harapan, untuk kemudian ditularkan manfaatnya ke wilayah masing-masing kecamatan dampingannya.

"Tim Percepatan Graduasi Mandiri tersebut tim yang bertujuan untuk saling bekerjasama dalam melakukan pemberdayaan KPM PKH di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya dengan goal meningkatkan kesejahteraan KPM, sehingga pada akhirnya KPM PKH bisa secara sukarela mengundurkan diri dari PKH karena sudah mampu dan sudah layak terlepas dari program PKH," katanya.

Ditambahkan Natya bank sampah "Tugu Harapan" juga diharapkan dapat menjadi salah satu wadah tercapainya tujuan pemberdayaan dan pembelajaran Pendamping PKH dari kecamatan lain, untuk dibawa dan ditularkan manfaatnya lebih luas lagi.

"Tidak hanya berkaitan dengan bertambahnya jumlah tempat pengolahan sampah, bank sampah juga bisa menjadi solusi masalah penanggulangan sampah di Kota Tasikmalaya," Natya Luthfiyah, Pekerja Sosial Supervisor PKH Kota Tasikmalaya, penggagas Tim Percepatan Graduasi Mandiri KPM PKH Kota Tasikmalaya.*

 

Baca pula : Kesadaran Terhadap Sampah Perlu Ditingkatkan