Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Gelar Monev PKH di Kota Banjar

Sabtu, 28 September 2019 20:00 Sofie Herawati Daerah

Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Gelar Monev PKH di Kota Banjar

 

Koropak.co.id - Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menggelar monitoring dan evaluasi Family Development Session (FDS) Program Keluarga Harapan (PKH) digelar di Kecamatan Langensari Kota Banjar, Jawa Barat pada 24-25 September 2019.

Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Yosep menuturkan monev tersebut bertujuan untuk memantau proses pelaksanaan FDS yang dilakukan oleh tim pendamping kecamatan dalam menyampaikan materi FDS kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, serta memberikan arahan dan pembinaan langsung dari Ketua PPKH kepada kelompok KPM terkait dengan pemberdayaan dan graduasi mandiri sejahtera.

"Tujuan lainnya, memberikan motivasi kepada KPM untuk dapat memenuhi komitmennya sebagai peserta PKH, minimal melalui kehadirannya dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) setiap 1 bulan sekali. Menurut kami, tim pendamping yang bertugas sebagai fasilitator betul-betul menguasai materi modul, sehingga pembahasannya mudah dipahami oleh KPM sebagai peserta FDS," tuturnya.

Pendamping PKH Kecamatan Purwaharja, Isnaeni menuturkan dalam memulai usaha, ibu-ibu KPM tidak perlu mengikuti trend yang ada. Hal yang diperlukan adalah perencanaan yang matang mulai dari memahami potensi yang ada di lingkungan sekitar, serta dipadupadankan dengan keterampilan yang dimiliki ibu-ibu KPM.

Di hari terakhir monev, pada 25 September 2019, monev dilaksanakan di Dusun Cikapundung Desa Neglasari Kecamatan Banjar, Kota Banjar, serta di Lingkungan Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar.

Dalam monev tersebut, tim pendamping Kecamatan Banjar dan Pataruman menyampaikan materi tentang pentingnya kesehatan dan gizi untuk ibu hamil, dengan materi yang lebih terfokus pada bagaimana ibu hamil bisa menjaga kesehatannya dengan memperhatikan asupan gizi dan memanfaatkan layanan kesehatan setiap bulannya, minimal memeriksakan ke posyandu.

Ketua PPKH, Hani Supartini, A.Ks.,M.Si menuturkan ke depan KPM tidak hanya mengikuti kegiatan P2K2, tetapi perlu menjadi pelaku utama dalam kegiatan pemberdayaan, bahkan kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan sekitarnya.

 

 

Koropak.co.id - Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Gelar Monev PKH di Kota Banjar

 

Baca : Di Kota Banjar, Graduasi KPM Tahun 2020 Ditargetkan 10 Persen

"Materi yang sudah disampaikan oleh pendamping, menjadi bekal bagi para KPM untuk dapat menerapkannya langsung untuk keluarganya"

Supervisor PKH Kota Banjar, Sofie Herawati menuturkan kegiatan monev tersebut bermanfaat menambah kekuatan bagi supervisor dan pendamping PKH dalam pelaksanaan FDS, sehingga supervisor dan pendamping PKH tahu hal-hal apa saja yang perlu diperkuat berdasarkan arahan dari Dinas Sosial Provinsi dan Ketua PPKH.

"Terimakasih Ibu Ketua dan perwakilan Dinas Sosial Provinsi atas kunjungan lapangannya dalam kegiatan P2K2," katanya.*

 

Baca pula : Inovatif! Berdayakan KPM PKH Melalui Bank Sampah Tugu Harapan Tasikmalaya

 

 


Berita Terkait