Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Tidak Bisa Dilakukan Bersama

Kamis, 23 April 2020 15:34 Eris Kuswara Parlemen

Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Tidak Bisa Dilakukan Bersama


Koropak.co.id - Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi SE berpendapat jika penanganan wabah Corona tidak terselesaikan, maka akan turut mengganggu pada fase pemulihan.

Oleh sebab itu, Dewan menginginkan dorongan anggaran sebesar 50 persen, pihak eksekutif bisa mengelola anggarannya dengan baik, dan mengimplementasikannya secara tepat sasaran.

"Ekonomi tidak akan berjalan, jika wabah Corona belum terselesaikan. Sebab penyelesaiannya juga tidak bisa berjalan bersamaan. Jadi, bagaimana ekonomi harus pulih, sementara saat ini kita masih berada dalam fase penindakan cepat dan akurat untuk penanganan Covid-19," kata Andi saat berbincang dengan Koropak di Ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (23/4/2020).

Terlepas daripada itu, Andi menjelaskan untuk usaha yang tengah dijalankan masyarakat seperti halnya berdagang, dewan menyarankan pelayanannya bisa dipindahkan melalui media online, sehingga usahanya tetap berjalan meski berada di tengah masa Pandemi Virus Corona.

"Manfaatkanlah berbagai aplikasi online semaksimal mungkin untuk tetap bisa produktif meskipun tidak maksimal," ucapnya.

 

Baca : Pemerintah Kota Tasikmalaya Tengah Fokus Pada Penanganan Langsung Covid-19

 

Kunci dari penanganan wabah Corona, kata Andi, tetap fokus pada penanganan Corona, serta sosialisasi pencegahan kepada masyarakat. Artinya turut terkait dengan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap apa yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Jika masyarakat patuh pada protokol kesehatan, maka semakin cepat pula penanganan wabah Corona. Sebaliknya, jika hanya menggunakan masker saja tidak mau, bagaimana Pandemi Corona dapat segera berakhir," tuturnya.*

 

Baca : Rasionalisasi Anggaran Sampai 50 Persen Harus Berikan Kebermanfaatan