Uus: Harap Pesantren Tidak Menutupi Apabila Ada Santri Terpapar Covid-19

Jum'at, 09 Oktober 2020 21:10 Eris Kuswara Daerah

Uus: Harap Pesantren Tidak Menutupi Apabila Ada Santri Terpapar Covid-19


Koropak.co.id - Hingga saat ini, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya terus melakukan penelusuran (tracing) di lingkungan pesantren di wilayah Kota Tasikmalaya.

Tracing dilakukan menyusul munculnya kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di dua pesantren di Kota Tasikmalaya yakni di Kecamatan Cihideung dan Kawalu.

Berdasarkan data terakhir dari Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, diketahui dari dua pesantren tersebut, tercatat ada sekitar 120 kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat membenarkan, hingga saat ini penelusuran kasus di dua lingkungan pesantren masih terus dilakukan.

“Tracing dari klaster pesantren hingga kini masih terus kami lakukan dengan cara pengambilan sampel terhadap santri. Jumlah santrinya juga disana banyak hingga ribuan,” kata Uus kepada Koropak, Jumat (9/10/2020).

Ditambahkan, pihaknya menemui kendala saat melakukan penelusuran di salah pesantren yang mengalami terkonfirmasi positif Covid-19. Pesantren tersebut masih menutup diri, sehinggga baru sebagian kecil saja santri yang diperiksa swab.

“Kami masih terus berupaya melakukan pendekatan terhadap pihak pesantren sehingga kami bisa melakukan pemeriksaan," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Uus Harap Pesantren Tidak Menutupi Apabila Ada Santri Terpapar Covid-19

 

Baca : Terjadi Lonjakan Dahsyat Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya

 

Sementara itu lanjut dia, untuk penanganan kasus Covid-19 di pesantren, para santri yang telah dinyatakan sehat atau negatif Covid-19, akan dipulangkan. Sedangkan untuk santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala, akan diisolasi di lingkungan pesantren dengan pengawasan tenaga kesehatan.

"Hingga saat ini, para pasien dari klaster pesantren yang dinyatakan positif Covid-19, dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19. Namun, ada beberapa orang yang sudah dipulangkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya. Mereka sudah melewati masa inkubasi dan kondisinya telah baik," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru tim Gugus Tugas Covid-19, hingga Jumat (9/10/2020), jumlah total kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara keseluruhan di Kota Tasikmalaya sebanyak 270 kasus dengan rincian 89 orang telah dinyatakan sembuh, 172 orang masih dalam perawatan dan 9 orang meninggal dunia.*

 

Baca : Puluhan Santri di Kabupaten Tasikmalaya Terkonfirmasi Positif Covid-19


Berita Terkait